proyek / runsight
RunSight
Kacamata AI untuk pelari dengan gangguan penglihatan.

RunSight memakai satu kamera untuk membaca lintasan, lalu memberi arahan singkat lewat suara agar pelari dengan gangguan penglihatan bisa berlatih dengan lebih mandiri.
- 84.23%
- IoU segmentasi lintasan
- 88.24%
- IoU deteksi orang
- >10 FPS
- Target real-time
- 6×
- Lebih cepat setelah optimasi
- Offline
- Tidak butuh internet
- RGB
- Satu kamera, tanpa LiDAR
masalah
Indonesia masih punya jarak besar dalam partisipasi olahraga penyandang disabilitas. BPS mencatat 22,97 juta penyandang disabilitas pada 2023, termasuk sekitar empat juta orang dengan gangguan penglihatan. Data Susenas menunjukkan hanya 11,6% penyandang disabilitas yang rutin berolahraga, sementara target nasionalnya 15% pada 2029.
Di lintasan publik, pelari dengan gangguan penglihatan sering membutuhkan guide runner untuk tempo, arah, dan keselamatan. Dari riset kami muncul 15 pain point dalam navigasi, aksesibilitas, akurasi real-time, ergonomi, daya, dan biaya. Tongkat putih sulit membaca kontur lintasan, GPS bisa meleset 5 sampai 10 meter, dan sebagian perangkat terlalu berat, mahal, atau baterainya kurang dari dua jam.
“Kalau guide saya sibuk, latihan saya ikut tertunda.”
Maria, atlet kompetitif yang kami wawancarai di lapangan

sistem
kecerdasan
RunSight-AI
Tiga model visi berjalan di perangkat untuk membaca lintasan, mendeteksi orang di depan, dan memperkirakan jaraknya.
hardware
RunSight-Wearable
Kacamata berkamera dan vest lari. Di dalam vest ada Raspberry Pi 5, akselerator AI Hailo, GPS, baterai, dan earphone.
aplikasi
RunSight-Mobile
Aplikasi pendamping yang ramah screen reader untuk pairing perangkat, memulai sesi lari, melihat jarak, waktu, dan rute, mengatur suara, menentukan target mingguan, serta memakai fitur komunitas.
ai
Satu kamera memberi input ke tiga model di perangkat. Keluarannya diproses menjadi posisi pelari, jumlah orang di depan, region lintasan, jarak objek, dan arah lengkungan sebelum menjadi arahan suara.
Segmentasi lintasan
IoU 84,23%U-Net · ResNet-18
Mendeteksi garis lintasan, melihat apakah jalurnya lurus atau berbelok, lalu memperkirakan posisi pelari di lima area lintasan.
Deteksi orang
IoU 88,24%YOLOv8n
Mendeteksi orang di depan pelari, biasanya hal paling penting untuk diberi peringatan.
Estimasi jarak
RGB monokularSc-Depth V3
Memperkirakan jarak dari satu kamera, jadi sistem hanya memberi peringatan untuk orang yang cukup dekat.

cara memberi arahan
Arahan suara dibuat singkat karena pelari butuh instruksi cepat, bukan penjelasan panjang. Sistem menggabungkan bentuk lintasan, posisi pelari, orang di depan, dan jarak menjadi satu arahan gerak.
Lurus
Lintasan aman dan tidak ada orang di depan
Belok kiri / kanan
Lintasan berbelok
Geser kiri / kanan
Ada orang di depan, atau pelari mulai keluar jalur
Pelankan
Ada orang di depan dan belum ada jalur kosong

di dalam perangkat
Kacamata berkamera
Kamera USB kecil dipasang di kacamata ringan, melihat lintasan dari sudut pandang pelari.
Vest komputasi
Vest membawa Raspberry Pi 5, Hailo AI HAT, GPS, sel baterai, dan casing cetak 3D untuk prototipe.
Earphone
Pelari mendengar arahan lewat earphone, tanpa perlu melihat ponsel atau layar.
membangun ai
Model dilatih dari gambar yang kami ambil di lintasan lari, termasuk Stadion Patriot Candrabhaga, memakai ponsel dan kamera yang sama dengan perangkat. Kami memberi label bounding box manusia dan segmentasi lintasan di Label Studio, lalu memakai augmentasi seperti flip, rotasi, perspective warp, motion blur, brightness, dan contrast. Untuk deployment edge, model dikonversi dan dioptimasi lewat toolchain Hailo, termasuk kalibrasi dan kompilasi HEF.

tonton pitch
galeri






posisi saat ini
Diuji di
Data lintasan · dengan dan tanpa orang di depan · kamera eye-level
Logika keselamatan
Region lintasan · depth threshold · arah lengkungan
Pengakuan
Global Ambassador 2026 · Juara 1 + People’s Choice, Indonesia 2025
Status
Dalam pengembangan
RunSight masih prototipe. Di concept paper, tujuannya jelas: panduan real-time yang akurat, ringan, hemat daya, dan terjangkau agar pelari dengan gangguan penglihatan bisa berlatih lebih mandiri di lintasan publik.
